Kita Kian Jauh Tersesat
[We’ve strayed further away]

Kau ingat bila malam ia datang mengisahkan berbagai mimpi
Sepanjang siang ia menyaksikan dunia yang seperti mimpi

Pesan utama ditayangkan dalam iklan para tengkulak
Berita sehari-hari jadi selingan, lelucon para tengkulak

Kau ingat malamnya ia melihat lebih dulu baru bermimpi
Sewaktu terjaga semua kisah menjadi apa yang kita alami

Pesan utama zaman ini disampaikan iklan para tengkulak
Berita tentang peristiwa hanya selingan, canda para tengkulak

Sesekali dengan rasa hampa, kita mengingatnya kembali
Dengan rasa terkucil dan teraniaya silih berganti

Pesan utama digelarkan dalam iklan para tengkulak
Berita bencana hanya selingan, guyon para tengkulak

Kita merasa kian tersesat, terhina dalam kesepian
Membaca dan menulis, menulis dan membaca

Agama-agama baru usianya setahun jagung

2007

RIP Leon Agusta, fierce Indonesian poet.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s